Jakarta, 8 Mei 2026 – Pameran Deep and Extreme Indonesia atau DXI 2026 berhasil membukukan transaksi hingga Rp11 miliar selama penyelenggaraan acara dan semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu destinasi wisata selam terbaik di dunia.
Ajang tahunan yang menghadirkan komunitas diving, adventure, olahraga ekstrem, hingga pelaku industri wisata tersebut menjadi magnet besar bagi pecinta aktivitas bawah laut dari berbagai daerah dan mancanegara.
Penyelenggara menyebut nilai transaksi yang dicapai berasal dari penjualan perlengkapan selam, paket wisata bahari, alat olahraga ekstrem, hingga kerja sama bisnis sektor pariwisata dan industri petualangan.
DXI 2026 juga menjadi wadah promosi berbagai destinasi wisata bawah laut Indonesia yang dikenal memiliki keanekaragaman hayati laut terbesar di dunia.
Berbagai daerah unggulan seperti Raja Ampat, Wakatobi, Labuan Bajo, Bunaken, hingga Kepulauan Derawan turut diperkenalkan sebagai destinasi utama wisata selam internasional.
Pengunjung pameran terlihat antusias mengikuti berbagai kegiatan seperti pameran alat selam, seminar konservasi laut, pelatihan diving, hingga pertunjukan teknologi perlengkapan bawah laut terbaru.
Pengamat pariwisata menilai tingginya transaksi dalam DXI 2026 menunjukkan minat masyarakat terhadap wisata petualangan dan olahraga bawah laut terus meningkat setelah beberapa tahun terakhir sektor pariwisata global sempat mengalami perlambatan.
Indonesia dinilai memiliki keunggulan besar dalam sektor wisata selam karena memiliki garis pantai panjang, ribuan pulau, serta ekosistem laut yang sangat kaya dan beragam.
Selain menjadi daya tarik wisata, sektor diving juga memberikan dampak ekonomi besar bagi masyarakat pesisir melalui jasa wisata, penginapan, transportasi laut, hingga usaha perlengkapan selam.
Pemerintah dan pelaku industri pariwisata terus mendorong promosi wisata bahari Indonesia agar mampu bersaing dengan destinasi selam populer dunia lainnya.
Dalam ajang tersebut, isu konservasi laut juga menjadi perhatian penting. Komunitas penyelam dan aktivis lingkungan mengajak masyarakat menjaga terumbu karang dan ekosistem laut agar tetap lestari.
Peningkatan jumlah wisatawan selam dinilai harus diimbangi dengan pengelolaan lingkungan yang baik agar kekayaan laut Indonesia tidak mengalami kerusakan akibat aktivitas wisata berlebihan.
Selain wisata selam, DXI 2026 juga menghadirkan berbagai sektor olahraga ekstrem lain seperti overland, outdoor adventure, hingga olahraga air yang semakin diminati masyarakat Indonesia.
Dengan capaian transaksi miliaran rupiah dan tingginya antusiasme pengunjung, DXI 2026 dinilai berhasil menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk terus berkembang sebagai pusat wisata selam dan petualangan kelas dunia.







