LONDON, 20 Juni 2026 – Bintang tim nasional Inggris Bukayo Saka menegaskan bahwa dirinya tidak ingin menciptakan drama atau polemik dengan pelatih Thomas Tuchel selama Piala Dunia 2026. Winger andalan Three Lions itu memilih fokus membantu tim mencapai target besar dibandingkan terlibat dalam isu-isu di luar lapangan.
Pernyataan tersebut muncul di tengah berbagai spekulasi mengenai keputusan taktik dan rotasi pemain yang dilakukan Tuchel sepanjang turnamen. Namun Saka menegaskan bahwa hubungannya dengan sang pelatih berjalan dengan baik dan seluruh pemain memiliki tujuan yang sama, yakni membawa Inggris meraih prestasi maksimal.
Bukayo Saka menilai bahwa dalam turnamen sebesar Piala Dunia, setiap pemain harus siap menerima berbagai keputusan yang diambil tim pelatih. Menurutnya, yang terpenting adalah menjaga kekompakan dan suasana positif di dalam skuad.
Di bawah arahan Thomas Tuchel, Inggris memang menunjukkan identitas permainan yang lebih agresif dan terorganisasi. Persaingan untuk mendapatkan tempat di tim utama juga semakin ketat karena banyaknya pemain berkualitas yang tersedia.
Saka sendiri tetap menjadi salah satu pemain penting dalam skema permainan Inggris. Kecepatan, kreativitas, dan kemampuannya menciptakan peluang membuatnya menjadi senjata utama Three Lions, baik saat dimainkan sebagai starter maupun ketika masuk dari bangku cadangan.
Pemain berusia muda tersebut juga menekankan bahwa perbedaan pendapat dalam sepak bola adalah hal yang normal. Namun ia menilai semua persoalan sebaiknya diselesaikan secara internal tanpa perlu berkembang menjadi kontroversi yang dapat mengganggu fokus tim.
Sejauh ini, Inggris tampil cukup meyakinkan di Piala Dunia 2026 dan menjadi salah satu tim yang banyak diperhitungkan. Kekompakan antara pemain dan staf pelatih dinilai sebagai salah satu faktor penting di balik performa positif tersebut.
Bagi Saka, kesuksesan tim jauh lebih penting dibandingkan kepentingan individu. Karena itu, ia memilih untuk terus bekerja keras dan mendukung setiap keputusan yang diambil demi kepentingan bersama, sembari menjaga hubungan profesional yang baik dengan Tuchel dan seluruh anggota tim nasional Inggris.




