Jakarta, 26 Mei 2026 – Komisi Pemberantasan Korupsi menyiapkan pengaturan khusus jadwal kunjungan bagi para tahanan selama periode Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Penyesuaian tersebut dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada keluarga melakukan kunjungan dalam suasana hari besar keagamaan dengan tetap memperhatikan prosedur keamanan dan tata tertib rumah tahanan. KPK menyebut layanan besuk akan tetap dibuka pada waktu tertentu sesuai jadwal yang telah ditetapkan agar proses kunjungan berjalan tertib dan tidak menimbulkan kepadatan di area rumah tahanan. Selain pengaturan jam kunjungan, pihak pengelola tahanan juga memperkuat pengawasan dan pemeriksaan guna memastikan seluruh proses berlangsung aman dan sesuai ketentuan yang berlaku. Informasi mengenai jadwal besuk tersebut disampaikan lebih awal agar keluarga tahanan dapat menyesuaikan waktu kunjungan selama momen Idul Adha.
Menurut pihak KPK, penyesuaian layanan kunjungan pada hari besar keagamaan merupakan bagian dari pelayanan rutin yang diberikan kepada para tahanan dan keluarga mereka. Meski terdapat pengaturan khusus, seluruh mekanisme kunjungan tetap harus mematuhi aturan yang berlaku, termasuk pemeriksaan identitas pengunjung dan pembatasan barang bawaan. Pengunjung juga diimbau datang sesuai jadwal yang telah ditentukan guna menghindari antrean panjang maupun penumpukan di lokasi kunjungan. Selain kunjungan langsung, beberapa layanan komunikasi lain disebut tetap disiapkan untuk membantu para tahanan menjaga hubungan dengan keluarga selama masa penahanan. KPK menegaskan bahwa seluruh proses dilakukan dengan tetap mengutamakan keamanan, ketertiban, dan kenyamanan bersama.
Momentum hari raya keagamaan memang sering menjadi perhatian khusus di berbagai lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan karena meningkatnya jumlah keluarga yang ingin melakukan kunjungan. Pengamat hukum dan pemasyarakatan menilai pemberian akses kunjungan pada hari besar memiliki nilai kemanusiaan yang penting bagi kondisi psikologis tahanan maupun keluarga mereka. Meski berstatus tahanan, hak untuk berkomunikasi dengan keluarga tetap perlu dijaga selama tidak melanggar aturan hukum dan keamanan yang berlaku. Oleh sebab itu, pengaturan jadwal dan sistem kunjungan menjadi hal penting agar pelayanan tetap berjalan tertib tanpa mengganggu operasional rumah tahanan. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah lembaga penegak hukum juga mulai memperkuat sistem kunjungan berbasis teknologi untuk mengurangi kepadatan di lokasi tahanan.
Di sisi lain, keluarga tahanan menyambut positif adanya pengaturan khusus kunjungan selama Idul Adha karena memberi kesempatan untuk tetap menjalin komunikasi di tengah suasana hari raya. Banyak keluarga memanfaatkan momen tersebut untuk memberikan dukungan moral kepada anggota keluarga yang sedang menjalani proses hukum. Namun pihak pengelola tahanan tetap mengingatkan agar seluruh pengunjung mematuhi ketentuan yang berlaku dan menjaga ketertiban selama berada di area rumah tahanan. Pemeriksaan keamanan disebut akan dilakukan secara ketat untuk mencegah masuknya barang terlarang maupun pelanggaran prosedur lainnya. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas dan keamanan lingkungan tahanan selama masa kunjungan berlangsung.
KPK memastikan seluruh layanan kunjungan selama Idul Adha akan diawasi secara maksimal agar berjalan lancar dan tertib. Aparat keamanan dan petugas rumah tahanan juga disiagakan untuk membantu pengaturan arus pengunjung serta memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai aturan. Masyarakat dan keluarga tahanan diimbau mengikuti informasi resmi terkait jadwal serta tata cara kunjungan guna menghindari kesalahpahaman di lapangan. Di tengah suasana hari raya, pengelolaan layanan kunjungan yang tertib dinilai penting untuk menjaga keseimbangan antara aspek kemanusiaan dan keamanan dalam sistem penahanan. Dengan pengaturan yang telah disiapkan, proses kunjungan selama Idul Adha diharapkan dapat berlangsung nyaman dan kondusif bagi semua pihak.




