Grab Tunggu Aturan Teknis Perpres Ojol, Soroti Skema Bagi Hasil 92 Persen untuk Mitra


Jakarta, 1 Mei 2026 – Perusahaan teknologi transportasi Grab memberikan respons terhadap terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) terkait ojek online (ojol), khususnya mengenai skema pembagian hasil yang disebut mencapai 92 persen untuk mitra pengemudi.

Grab menyatakan masih menunggu aturan teknis lanjutan dari pemerintah untuk memahami secara detail implementasi kebijakan tersebut. Perusahaan menegaskan pentingnya kejelasan regulasi agar kebijakan dapat diterapkan secara tepat dan berkelanjutan.

“Kami mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan mitra, namun perlu ada kejelasan teknis agar implementasinya berjalan optimal,” ujar perwakilan Grab.

Skema bagi hasil ini menjadi perhatian karena dinilai dapat meningkatkan pendapatan pengemudi, yang selama ini menjadi salah satu isu utama dalam ekosistem transportasi digital.

Namun, pelaku industri juga menyoroti pentingnya keseimbangan antara kepentingan mitra dan keberlanjutan bisnis perusahaan. Penyesuaian kebijakan dinilai perlu dilakukan secara bertahap agar tidak mengganggu operasional layanan.

Pengamat ekonomi digital menilai bahwa regulasi yang jelas dan transparan akan menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem yang adil bagi semua pihak.

Selain itu, komunikasi antara pemerintah, perusahaan, dan perwakilan mitra pengemudi juga dinilai penting untuk memastikan kebijakan dapat diterima dan dijalankan dengan baik.

Grab menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah dalam mengembangkan sektor transportasi digital yang inklusif dan berkelanjutan.

Ke depan, publik menantikan aturan teknis yang akan menjadi dasar pelaksanaan Perpres tersebut, termasuk mekanisme pembagian hasil yang lebih rinci.

Related Posts

Saham INET Masih Tertekan Meski Agresif Ekspansi, Investor Tunggu Bukti Eksekusi Bisnis

Jakarta, 14 Mei 2026 – Saham IDX:INET masih berada dalam tekanan meski perusahaan terus agresif melakukan ekspansi anorganik sepanjang 2026. Emiten infrastruktur telekomunikasi tersebut aktif melakukan akuisisi dan pengembangan bisnis…

Pelaksanaan Haji Dinilai Beri Dampak Besar bagi Ekonomi dan Pelayanan Masyarakat

Jakarta, 9 Mei 2026 – Penyelenggaraan ibadah haji tidak hanya memiliki nilai spiritual bagi umat Islam, tetapi juga memberikan dampak besar terhadap sektor ekonomi dan pelayanan masyarakat. Setiap tahun, aktivitas…

You Missed

Saham INET Masih Tertekan Meski Agresif Ekspansi, Investor Tunggu Bukti Eksekusi Bisnis

Saham INET Masih Tertekan Meski Agresif Ekspansi, Investor Tunggu Bukti Eksekusi Bisnis

Akuisisi MAPI Dinilai Cerminkan Besarnya Potensi Pasar Lifestyle Indonesia

Akuisisi MAPI Dinilai Cerminkan Besarnya Potensi Pasar Lifestyle Indonesia

Laju Bisnis Tambang Melambat, Tekanan Harga Komoditas dan Pasar Global Jadi Faktor Utama

Laju Bisnis Tambang Melambat, Tekanan Harga Komoditas dan Pasar Global Jadi Faktor Utama

Bisnis Laundry Dinilai Makin Menjanjikan, Alliance Laundry Systems Perluas Ekspansi

Bisnis Laundry Dinilai Makin Menjanjikan, Alliance Laundry Systems Perluas Ekspansi

Tambang Bawah Tanah Dinilai Jadi Faktor Pendorong Baru, Prospek BRMS Masih Positif

Tambang Bawah Tanah Dinilai Jadi Faktor Pendorong Baru, Prospek BRMS Masih Positif

ST016 Hadir, Investor Bisa Raup Pendapatan Pasif dari SBN Ritel

ST016 Hadir, Investor Bisa Raup Pendapatan Pasif dari SBN Ritel