Jakarta, 4 Mei 2026 – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk mendorong peningkatan kesadaran keamanan digital bagi nasabah pengguna layanan BNIdirect guna mengantisipasi maraknya kejahatan siber. Langkah ini dilakukan seiring meningkatnya transaksi digital yang juga diikuti dengan potensi risiko keamanan.
BNI menekankan pentingnya kewaspadaan nasabah dalam menjaga kerahasiaan data pribadi, seperti user ID, password, dan kode otentikasi. Nasabah diimbau untuk tidak membagikan informasi sensitif kepada pihak manapun, termasuk yang mengatasnamakan bank.
Selain itu, nasabah juga diminta untuk selalu memastikan akses dilakukan melalui kanal resmi serta menghindari penggunaan jaringan internet publik yang berisiko. Penggunaan perangkat yang aman dan pembaruan sistem secara berkala juga menjadi bagian dari upaya perlindungan.
BNI terus melakukan penguatan sistem keamanan pada layanan digitalnya, termasuk BNIdirect, guna memberikan perlindungan maksimal bagi pengguna. Edukasi kepada nasabah dinilai sebagai langkah penting untuk meminimalkan potensi penipuan dan kebocoran data.
Pihak bank juga mengingatkan agar nasabah segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan pada akun mereka. Respons cepat dinilai dapat mencegah kerugian yang lebih besar.
Dengan meningkatnya kesadaran dan kerja sama antara bank dan nasabah, diharapkan keamanan transaksi digital dapat terjaga dengan baik. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen dalam menciptakan ekosistem perbankan digital yang aman dan terpercaya.






